jika tidak sibuk dengan kebaikan, berarti kita tengah sibuk dalam keburukan, atau minimal kesia-siaan

We Want To Share It On FAR!

Tuesday, February 25, 2014
Change is the end result of all true learning. - Leo Buscaglia

Kutipan itu gw dapat dari goodie bag short course Prasmul yang gw ikutin November lalu. Ada yang aneh, rasanya terngiang-ngiang terus sampe gw mikir "Bener juga ya.. Belajar belajar belajar tapi kalau ngga ada perubahan berarti proses belajar itu belum sepenuhnya komplit.
yang bikin makin seneng adalah warna FAR yang seceria ini, sukak!

Oktober lalu gw bersama dua Steering Committee PDKT 2012 (Ospek di IT Telkom), lewat obrolan di warung lesehan di kawasan kampus, mencetuskan sesuatu yang akan kami garap serius. FAR namanya. FAR which actually stands for Fajar Alfi Rahma, nama kami bertiga; yang juga artinya kami punya visi yang jauh ke depan untuk membantu adek-adek di kampus yang pengen bisa ngomong di depan publik dan bisa memotivasi. FAR, yang lalu secara agak maksa dikasih kepanjangan Forum Akademi Motivator.

Sekarang FAR udah punya 12 akademisi di Telkom University, orang-orang yang akan langsung dapet mentoring dari FAR. Kurikulumnya mencakup 9 materi yang bakal mereka dapet selama 9 bulan, sebulan satu materi dengan 1 pertemuan big class yang bareng semua akademisi dan 3 pertemuan mentoring per tim sama mentor masing-masing. Yes you can conclude that each one of us has 4 academicians. Akademisi per tim ini yang harus didampingi buat belajar bareng tiap minggunya.

Daaaan, kurikulumnya mencakup:
  1. Pembentukan karisma 
  2. Write it down!
  3. Vocalizing
  4. Olah materi
  5. Let's prepare our show!
  6. Public speaking
  7. Manner
  8. Personal branding
  9. Organizing event
Niatnya adalah sharing and helping temen-temen yang pengen bisa ngomong di depan umum dan supaya bisa memotivasi. Karena prinsip kami, bagi pemimpin, memotivasi dan menginspirasi adalah harga mati. 
launching FAR, agak nggak kobe ya gw :3
Anyway kemaren FAR udah menjalankan salah satu misi pertamanya, sharing ke temen-temen komunitas. Kemanaaaaa... Peduli Jilbab Regional Bandung yeeey! Alhamdulillah lancar dan antusiasme shalihat SPJ Bandung luar biasa. Semoga bermanfaat dan bisa membantu untuk membumikan jilbab syar'i karena udah ngga canggung lagi ketika diminta ngisi di depan ribuan orang :)

Berbagi itu menyenangkan ya. And yes, Sir Leo Buscaglia I do agree that change is the end result of all true learning. Belajar tanpa berbagi sama saja dengan mendiamkan teh dalam teko, tidak dituang dalam cangkir atau diminum. Mengenali potensi masing-masing akademisi, membantu mereka melejitkan potensinya, luar biasa rasanya. Tentu saja ilmu FAR masih jauh dari sempurna, tapi bukankah tak perlu menunggu sempurna untuk mulai berbagi? Kita hidup saling mengisi. Tak akan ada pembelajaran baru kalau semua hanya berilmu untuk pribadi.

Buat yang pengin kontak-kontak atau mengundang, FAR welcome you on twitter @far_bandung :)

GEMA2014: Ada Kardus Berjalan di CFD!!

Sunday, February 23, 2014
A : Mau dikasih nama apa nih acara kita?
B : Gerakan Menutup Aurat aja?
C:  Kok kedengerannya kurang wow ya :3
A : Gerakan Menutup Aurat 2014?
B : Oh atau Gerakan Bandung Menutup Aurat 2014? Panjang banget -_-
C : Bandung Menutup Aurat?
B : GEMA2014!
C : Deal!

So here we wholeheartedly present, GEMA2014! Nama yang cukup representatif sangat membantu buat publikasi sehingga tanpa bertanya panjang pun orang langsung tahu apa inti dan konsep dari GEMA2014.

Emang ngapain? 
Jadi ceritanya, tanggal 14 Februari kemaren rame gerakan menutup aurat di berbagai daerah. Tujuannya sama, ngajak muslimah buat berjilbab. Tanggal 14 Februari ini dipilih karena selama ini banyak pemuda-pemudi muslim yang masih terjebak dalam euforia valentine's day, makanya dipilih tanggal itu untuk menggeser fokus buat sesuatu yang lebih baik dan lebih bermanfaat.

GEMA2014 terlaksana dengan kerjasama antara Tim Solidaritas Peduli Jilbab (Tim SPJ) dan Indonesia Tanpa JIL chapter Bandung. Di CFD Dago kemaren, kami nyebarin flyer daaaaan ngajak orang buat mampir ke lapak dadakan dari karpet pinjeman. Kami juga buka klinik jilbab dan konsultasi jilbab, bonus angin semilir dan pemandangan es lilin yang menggoda tepat di samping kami :3

Seruw! Banyak yang nanya, mulai dari mbak-mbak yang belum berjilbab, mbak-mbak yang udah berjilbab, mas-mas yang naik sepeda di CFD sampe bapak-bapak penjual gemblong. 

Banyak juga yang ngajak foto. Kenapa? Soalnya ada danbo yang dipakein kerudung, jalan sambil dadah-dahah ke mbak-mbak dan ibu-ibu. 


ihiiy gw banyak fansnya *ditimpuk kardus kostum*

The whole GEMA 2014 thingy
Iya, ini gw yang di dalem kardus. Cakepan pake kardusdaripada enggak? Oh udah banyak yang bilang gitu, makasih hahaha :p
Yang gw ngga paham adalah, ketika pake kardus begitu dan difoto, gw masih aja senyum sambil merem-merem sok lucu, udah tahu ngga bakalan keliatan. Seneng ternyata pake kostum yang bikin muka ngga keliatan. Gw bebas mau lari kesana-sini biar orang ngeh bahwa ada GEMA2014. Beres di CFD sampe lumayan ngos-ngosan, sambil eval kami makan es lilin karena setelahnya energi terbaik harus disiapin buat ketemuan dan sharing bareng Hirokoba (Himpunan Rohis Kota Bandung) di halaman masjid Salman ITB.

Berbagi selalu menyenangkan, bercerita selalu menyenangkan. Hidup cuma sekali, masa mau sia-sia atau mengalir gitu aja? 

When I Talk to You

Saturday, February 22, 2014
When I talk to you, I feel like.... I don't know. I just don't want to stop.

Menertawai Bencana

Monday, February 17, 2014
Tertawalah, sampai hal buruk itu lelah mengikutimu.

Quote itu gw dapet tahun 2010, saat gw harus mengikhlaskan tas gw yang hilang, lengkap seisinya. Kejadiannya tepat ketika gw batizado, Maret 2010 di PVJ. Semua tas diletakkan di satu tempat dan semua capoerista sibuk nonton, nyanyi dan nyiapin diri nunggu gilirannya. Tahu-tahu tas gw udah ngga ada. Hilang begitu saja, kaya tulisan di whiteboard yang dihapus pake penghapus busa. Yang tersisa hanya satu set seragam capoeria yang nempel di badan, dan sandal yang untungnya ngga ikut diambil. Kesel? Pasti lah! Sedih, bingung, takut dimarahin orangtua, marah, semuanya campur jadi satu kaya sayuran di piring pecel. Tapi saat itu gw punya dua pilihan, terus-menerus campur aduk kaya pecel, atau mengikhlaskan dan menertawakan kejadian itu.

Gw memilih yang kedua. Rasanya setelah mengikhlaskan itu.....plong. Ngga ada lagi kesel, marah, gondok dan apapun itu. Saat itu gw justru merasa kejadian itu lucu, bisa diceritain di blog. Eh serius, entah apa yang salah sama gw karena waktu itu dalam perjalanan pulang dari PVJ, gw berpikir "Wah ini cerita keren buat ditulis di blog." Iya, salah fokus banget emang, soalnya waktu itu lagi doyan-doyannya blogging.

Menertawakan adalah langkah selanjutnya. Ketika gw udah bisa menertawakan sesuatu yang harusnya gw anggap hal buruk, berarti gw udah ikhlas. Try it! Karena tindak lanjut dari ikhlas adalah tidak mengeluh. Jadi kalo udah ikhlas ya harusnya ngga ngeluh-ngeluh lagi dong :p

Indonesia sedang diuji bertubi-tubi. Sinabung belum tuntas, Kelud menyusul. Banyak pelajaran yang bisa diambil, tapi banyak juga hal yang bisa dikeluhkan (kalau mau). Pilihannya cuma dua, ikhlas atau mengeluh. Hari Jumat lalu, pagi pertama setelah letusan Kelud, abu vulkanik nyampe Purworejo. SMS Bapak bunyinya justru gini:


Padahal, abunya lebih tebel dari abu Merapi. Bisa aja kan yang muncul adalah keluhan bertubi-tubi? Bapak ngga memilih opsi pertama. Back again, menertawakan hal buruk ngga segampang itu.

Menertawakan hal buruk bukan berarti ngga prihatin, tapi tanda hati udah bisa lebih ikhlas. Tertawalah, sampai hal buruk itu lelah mengikutimu.

Mahasiswa Tanda Seru

Wednesday, February 05, 2014
Lo tahu apa yang gw iri dari mahasiswa? 
Banyak event dan competition yang syaratnya adalah kartu tanda mahasiswa yang masih aktif.

Lulus telat bukan berarti nggak oke selama lo bisa memanfaatkan kesempatan dan peluang-peluang mahasiswa yang nggak bisa diikutin non mahasiswa.

Sekarang gw pengin segera jadi mahasiswa lagi! Gw pengin segera punya KTM aktif lagi!